Laporan Muhlis al Alawi, Spirit NTT 31 Maret – 6 April 2008

SOE, SPIRIT–Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten TTS membagi 3.000 terpal (data di Amanuban Selatan terpal yang dibagikan berukuran 6×8 m) kepada petani untuk membuat embung kecil sekitar lahan pertanian. Embung kecil berfungsi menampung air hujan sebagai antisipasi mengatasi kekeringan saat musim kemarau.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura TTS, Ir. Gede Witadharma, MM, mengatakan hal itu saat ditemui di SoE, Kamis (27/3/2008). Gede menjelaskan, terpal itu merupakan bantuan Pemkab TTS yang dianggarkan sejak tahun 2007 dengan dana pengadaan sekitar Rp 1,5 miliar.
“Petani dibagikan gratis, namun harus membuat galian tanah satu hingga satu setengah meter dengan ukuran 7x 8 meter. Kami meperkirakan embung sederhana itu dapat menampung 56 kubik air hujan,” katanya.
Melalui bantuan itu, Gede mengharapkan petani yang kesusahan air dapat bercocok tanam menggunakan air yang tertampung di embung kecil. Satu embung kecil dapat menyuplai kebutuhan tanam pada areal seluas 10 are dengan jumlah tanaman 3.000 pohon jagung.
Ia mengatakan, terpal sudah disebarkan ke seluruh kecamatan dengan prioritas wilayah susah air saat memasuki musim kemarau. “Kami prioritaskan daerah binaan PIDRA sekitar 2.000 lokasi,” ujarnya. *