obituari untuk JacobObituari mengenang Alm. Jacob Tefni Nuban
Fasilitator
Program PNPM Agribisnis Perdesaan, Kecamatan Amanuban Selatan, Kab. Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur

SIAPA yang mampu menolak ajal? Ajal sudah sedemikian akrab dalam khidupan kita. Dewa Matahari akan direnggut Dewi malam. Sang Bulan toh dihalau oleh sang matahari. Bulan dan matahari barangkali berdampingan di belahan kutub bumi sebagai suatu kekecualian. Tapi ajal tidak mengecualikan siapa pun. Dalam menghadapi “ajal yang semakin akbrab ini,” Chairil menjawabnya lantang: “sekali berarti sudah itu mati.” Ketika dunia politik ternyata sedemikian aneh dan asing buat suara hatinya, Seorang Jacob memutuskan diri untuk undur diri dari ajakan orang dekatnya, dia memilih untuk mendampingi petani di 15 Desa di Kecamatan Amanuban Selatan.“Bos saya lelah, proses musyawarah Desa untuk usulan kegiatan pertanian hampir selesai, saya harus kembali untuk mempersiapkan pertemuan dengan Bupati di Kabupaten, ada perubahan jadwal pertemuan”, ujarnya dengan wajah yang meredup. Tak seperti biasa, Jacob yang aku atau orang lain kenal adalah sosok yang energik, terkadang malah berapi-api, namun hari itu pendar kelelahan terlihat di wajahnya.

Sejenak terkesiap mendengar ungkapan-Nya, “bagaimana dengan kelelahan itu….”, ungkapku dalam hati. Namun toh aku tak mampu melarang kepergiannya, meski sempat memberikan pertimbangan untuk beristirahat.

Sampai di pintu gerbang kantor aku menghantarkan 3 orang fasilitator kecamatan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Jacob salah satunya. Dan kemudian, Pkl. 14.20 WITA, aku dengar dering telepon,aku mengangkat dan terdengar suara dari telepon genggamku, “Mas, Jacob Meninggal”. Hari itu Rabu, 14 Mei 2008…..diapun terbang membawa kenangan dan impian-impian……

Selamat jalan Sahabat, semoga segenap dedikasimu berdaya ubah bagi kerasnya jiwa manusia yang masih enggan untuk menyentuh petani papa, berdaya ubah bagi mereka yang bersembunyi di balik kata “pemberdayaan” untuk tujuan yang “tak mulia”. Terimakasih atas kenangan indah di Desa Enoneten akhir April 2008 lalu………

Atas nama keluarga besar PNPM Agribisnis Perdesaan, Mei 2008.

Berurutan dari depan, Alm. Jacob Tefni Nuban, PLA (Pendamping Lokal Agribisnis), Sdra. Nicodemus (Fasilitator Kecamatan), dan Sdra. Gabby (Fasilitator Teknik) beriringan meniti jalan bukit berbatu menuju Desa Enoneten untuk melakukan kegiatan musyawarah desa khusus perempuan dan musyawarah desa perencanaan pada akhir April 2008 lalu.(Sumber Foto: kris)