Mengawali bulan Mei ini, beberapa peneliti dari empat BPTP (Sulsel, Sultra, NTT, NTB) dan BBP2TP melakukan kunjungan ke Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapo) yang berlokasi di Grati, Pasuruan, Jawa Timur. Kunjungan selama satu minggu yang dimulai pada tanggal 4 Mei itu juga diikuti oleh peserta dari Universitas Haluoleo,Kendari dan dari Dinas Peternakan Kab Barru, Sulsel.

Adapun tujuan program linkages ke Lolitsapo tersebut adalah untuk meningkatkan keterkaitan penelitian dan pengembangan antara lembaga litbang tingkat propinsi (BPTP, Universitas, dan Dinas) dengan Lolitsapo. Secara khusus, kegiatan tersebut bertujuan antara lain : (i) memberikan update mengenai sejumlah hasil penelitian (inovasi dan teknologi terbaru) di bidang peternakan yang dapat ditindaklanjuti dengan penelitian adaptif di lokasi masing-masing; (ii) memberikan kesempatan untuk meninjau fasilitas dan penelitian terbaru khususnya komoditas sapi potong; (iii) memberikan kesempatan untuk mempelajari pengetahuan dan ketrampilan baru berkaitan dengan sapi potong; (iv) menjadi forum untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan, pengalaman, dan feedback sehingga kegiatan litbang ke depan bisa lebih sinkron danberorientasi kepada pengguna; dan (v) mendorong terbangunnya networking berkelanjutan antara lembaga litbang tingkat propinsi dengan Lolitsapo.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 5 – 9 Mei tersebut merupakan implementasi dari salah satu komponen ACIAR-SADI, yaitu komponen pengembangan kelembagaan (Institutional Development). Komponen tersebut memberikan peluang bagi peneliti di lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan tingkat propinsi untuk mengunjungi pusat-pusat penelitian. Program linkages didisain untuk memfasilitasi terbangunnya kolaborasi di antara komunitas peneliti, di samping juga untuk memperkuat pengembangan exchange network yang berkelanjutan.

Pemberian materi pelatihan selama 5 hari itu dilaksanakan di Hotel BJ Perdana, Pasuruan. Materi yang diberikan mengenai manajemen penggemukan sapi potong, manajemen perkawinan, kesehatan dan penyakit, teknologi formulasi pakan, dan hal-hal lain yang relevan dengan peternakan sapi potong. Namun ada juga beberapa materi yang diberikan pada saat kunjungan ke lapangan (field visit). Kunjungan yang dilaksanakan mencakup kegiatan berkunjung ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki Lolitsapo, diantaranya laboratorium nutrisi, laboratorium reproduksi, kandang, dan kebun tanaman pakan ternak. Selain itu juga dilakukan kunjungan ke peternakan rakyat dan pabrik pengolahan pakan. (Vy)