Secara umum, 6 (enam) lokasi Kecamatan lokasi pilot program SADI Provinsi NTT melakukan kegiatan penulisan usulan kegiatan dan pelatihan tim verifikasi. Namun, ada beberapa desa di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada yang masih belum menyelesaikan tahapan MKP (Musy. Khusus Perempuan) dan MDP (Musy. Desa Perencanaan). Hal ini berkaitan dengan banyaknya jumlah desa yang diampu (21 Desa) oleh Pelaku di Kecamatan Golewa.

Kegiatan penulisan usulan dilakukan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) di masing-masing Desa. Dalam kegiatan penulisan usulan, TPK akan didampingi oleh Kader Agribisnis Desa (KAD), Pendamping Lokal Agribisnis (PLA) dan Fasilitator Kecamatan Agribisnis Perdesaan untuk menuliskan proposal usulan kegiatan pengembangan agribisnis sesuai dengan hasil MKP dan MDP.

Setelah dilakukan penulisan usulan, pada Bulan Juni 2008 juga dilakukan kegiatan pelatihan tim verifikasi. Verifikasi usulan merupakan tahap kegiatan yang bertujuan untuk memeriksa dan menilai kelayakan usulan kegiatan dari masing-masing desa yang akan didanai PNPM Agribisnis Perdesaan. Verifikasi usulan kegiatan dilakukan oleh TV yang dibentuk di tiap kecamatan lokasi pilot program. Sebelum menjalankan tugas, TV akan mendapatkan pelatihan pra tugas.
Tim Verifikasi akan menilai setiap usulan kegiatan untuk melihat kesesuaian usulan dengan kriteria penilaian usulan kegiatan yang meliputi:
1. Lebih bermanfaat bagi RTM pelaku pertanian
2. Berdampak langsung pada peningkatan kegiatan agribisnis
3. Keberlanjutan kegiatan dapat dilakukan oleh masyarakat
4. Tingkat keberhasilan kegiatan yang diusulkan
5. Didukung oleh sumber daya yang ada di masyarakat
TV harus melakukan umpan-balik di desa sebelum menyusun rekomendasi kelayakan usulan. Rekomendasi penilaian kelayakan usulan harus diperiksa oleh FK (terutama yang berkaitan dengan aspek teknis usulan kegiatan fisik). Selanjutnya, TV membuat rekomendasi hasil penilaian disertai dengan catatan hasil pemeriksaan oleh FK. Rekomendasi TV akan menjadi dasar pembahasan dalam MAD II.