Pelaksanaan pilot program PNPM Agribisnis Perdesaan (SADI) diawali pada Bulan Januari 2008 dengan melakukan kegiatan persiapan yaitu perekrutan dan pelatihan FK Agribisnis Perdesaan serta sosialisasi baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten. Dari kegiatan perekrutan, diperoleh 6 (enam) orang FK Agribisnis Perdesaan yang kemudian mulai melakukan aktivitas di masing-masing Kecamatan pada bulan Februari 2008.

Sampai dengan tanggal 18 Juni 2008, perkembangan pelaksanaan kegiatan SADI Provinsi NTT telah mencapai tahap kegiatan Pelatihan Tim Verifikasi kecuali Kecamatan Mollo-Kab. TTS, yang masih melakukan tahap Penulisan Usulan Kegiatan. Lambannya perkembangan di Kec. Mollo Utara disebabkan karena ketiadaan dana operasional pendukung pelaksanaan kegiatan perencanaan di lapangan. Pencairan DOK Perencanaan dan Pelatihan Tahun anggaran 2008 memang mengalami kendala di tingkat pusat sehingga masih belum dapat dicairkan.

Dari total 74 Desa yang tersebar dilokasi pilot program, terdapat 222 usulan kegiatan pengembangan agribisnis. Usulan tersebut melibatkan sebanyak 14.836 orang dalam proses kegiatan penggalian gagasan. Dari total usulan kegiatan tersebut, beberapa komoditas yang menjadi prioritas antara lain: a) Tanaman Perkebunan: kakao, kopi, jambu mete dan kelapa; b) Tanaman Pangan: kedelai, kacang tanah, padi/mina padi; c) Tanaman hortikultura: pisang, jeruk, sayur mayur; d) Peternakan: babi, sapi, ayam, kambing; e) Perikanan: ikan air tawar. Untuk membaca perkembangan kegiatan PNPM Agribisnis Perdesaan di rovinsi NTT mulai Bulan Januari sampai Juni 2008 seilahkan mengunduh Laporan Semester I Periode Tahun 2008

~tito/’08