Pada tanggal 15 – 19 September 2008, Sp. Monev SADI Propinsi NTT melakukan diskusi kelompok terfokus tentang “evaluasi kegiatan penggalian gagasan” lokasi pilot program SADI di Kabupaten Ngada (Kec. Aimere, Kec. Golewa, dan Kec. Riung Barat). Diskusi kelompok terfokus yang dilakukan secara informal di tepian pantai pelabuhan Kec. Aaimere dihadiri oleh 3 orang Pendamping Lokal dan 1 orang FK Agribisnis Perdesaan.

Dari kegiatan tersebut ada beberapa permasalahan yang diungkapkan oleh partisipan diskusi, antara lain:

  1. Waktu kegiatan penggalian gagasan (seterusnya: PAGAS) terlalu singkat, sehingga menyebabkan tidak semua permasalahan dapat digali secara lebih mendalam;
  2. Masyarakat yang hadir pada proses PAGAS tidak hanya petani, jika toh ada petani mereka hanya berdiam diri (pasif);
  3. Pemahaman petani tentang program masih sangat rendah;
  4. Tingkat pendidikan petani rendah;
  5. Belum adanya data potensi agribisnis yang dapat dijadikan sebuah rujukan;
  6. Masih belum menganggap penting manfaat kelompok, masih mengharapkan bantuan dari pemerintah yang sifatnya charity;
  7. Pemahaman Pendamping Lokal Agribisnis (seterusnya: PLA) mengenai Agribisnis masih lemah;
  8. Tugas Pokok dan Fungsi (seterusnya: Tupoksi) PLA masih belum menggambarkan kegiatan-kegiatan pendampingan yang mengakar di basis kelompok tani;
  9. Insentif PLA dan Kader Agribisnis Desa (KAD) masih rendah;
  10. Intervensi pemerintah desa masih sangat tinggi, terutama dalam pengambilan keputusan;
  11. Instrumentasi perekrutan kader perlu dikaji ulang, terutama menciptakan self of belonging pada kader .

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, telah dilakukan konsolidasi di forum Rapat Koordinasi Tk. Propinsi NTT pada bulan September 2008 dan penyusunan rekomendasi yang dapat diunduh di umpanblk-monev-sept08-ngada.
~tito